6 Langkah Mudah Menutup Kartu Kredit

Banyak orang yang memutuskan untuk melakukan penutupan terhadap kartu kredit karena berbagai alasan. Alasan tersebut mulai dari tidak diperlukannya lagi kartu kredit tersebut, merasa sangat konsumtif karena tidak bisa mengendalikan diri, ingin beralih ke merek kartu kredit lain, hingga alasan lainnya yang menjadi faktor seseorang ingin menutup kartu kredit.

Banyak orang yang mengeluh pada saat mengajukan penutupan kartu kredit. Banyak yang menyatakan bahwa menutup kartu kredit tidak semudah dibayangkan dan cenderung dipersulit. Padahal, menutup kartu kredit sangatlah mudah sama seperti saat Anda ingin membuka kartu kredit.

Dalam proses melakukan penutupan kartu kredit, Anda tidak bisa menutup kartu kredit secara sembarangan. Terdapat beberapa prosedur dan persyaratan yang seharusnya Anda lengkapi dan Anda lakukan agar proses penutupan kartu kredit dapat berjalan dengan lancar.

Agar proses penutupan kartu kredit menjadi lebih mudah, Anda sebaiknya melakukan langkah-langkah atau beberapa poin penting di bawah ini. Dengan melaksanakan langkah-langkah di bawah ini dengan tepat, proses penutupan kartu kredit Anda akan berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Berikut beberapa langkah atau prosedur yang harus Anda lakukan dalam proses penutupan kartu kredit:

1. Lunasi Semua Tagihan
Hal pertama yang perlu Anda lakukan dalam melakukan penutupan kartu kredit adalah melunasi semua tagihan yang dibebankan kepada Anda. Jika menutup kartu kredit merupakan hak Anda, maka melakukan pelunasan terhadap tagihan merupakan sebuah kewajiban yang harus Anda lakukan. Adapun biaya atau tagihan yang perlu Anda lunasi tersebut yakni tagihan pemakaian kartu kredit, biaya tahunan, serta bunga yang dibebankan kepada Anda.

Banyak orang tidak menyadari akan banyaknya biaya yang perlu dilunasi tersebut saat akan melakukan penutupan kartu kredit. Umumnya seseorang hanya menghitung beban untuk transaksi dan bunga, namun tidak mempertimbangkan biaya kartu kredit lainnya. Jika Anda tidak melunasi semua tagihan, maka kartu kredit Anda tidak bisa ditutup. Jika Anda tidak bisa melunasi semua tagihan dengan cara yang biasa, Anda bisa mengalihkan hutang Anda ke kartu kredit lain dengan bunga terendah. Dikutip dari Okezone.com, kesalahan lain yang membuat bunga tagihan kartu kredit membengkak adalah selalu membayar tagihan minimum.

2. Gunakan Semua Reward
Dalam penggunaan kartu kredit, Anda bisa memeroleh hadiah yang tidak terduga dari reward kartu kredit berdasarkan poin yang telah Anda kumpulkan. Anda bisa mendapatkan reward tersebut apabila kartu kredit Anda masih aktif. Jika kartu kredit ditutup, Anda tidak akan bisa melakukan penukaran reward dan dianggap hangus. Karena itulah, Anda sebaiknya melakukan penukaran reward ini sebelum melakukan penutupan kartu kredit.

Reward yang bisa Anda tukarkan bisa bermacam-macam. Misalnya televisi, payung, peralatan rumah lainnya, hingga annual fee bisa Anda dapatkan. Besarnya reward tergantung dari poin yang Anda miliki. Karena itulah, sayang sekali jika Anda menutup kartu kredit tanpa memanfaatkan reward yang Ada. Namun, Anda juga perlu memerhatikan biaya transfer yang akan dibebankan ketika menerima reward berupa cashback. Jika biaya transfer lebih besar daripada nilai cashback yang didapatkan, Anda bisa mengabaikannya saja.

3. Batalkan Semua Pembayaran Otomatis
Fungsi lain dari kartu kredit ini adalah dapat dijadikan sebagai alternatif untuk membayar tagihan. Tagihan tersebut misalnya pembayaran listrik, air, telepon, dan pembayaran lainnya. Banyak orang yang memasukkan pembayaran tersebut ke dalam pembayaran otomatis sebuah kartu kredit. Hal ini sebenarnya memudahkan agar pembayaran tersebut dapat dibayarkan secara otomatis dan tidak akan khawatir jika lupa. Dengan demikian, pembayaran bulanan Anda tidak akan tertunda dan Anda akan terhindar dari denda keterlambatan pembayaran tagihan.

Karena itulah, Anda perlu melakukan konfirmasi kepada perusahaan pemberi tagihan bahwa pembayaran otomatis melalui kartu kredit yang akan Anda tutup dihentikan. Dengan demikian, proses pembayaran tersebut dapat diubah dan diterapkan secara manual kepada Anda.

4. Simpan Bukti Tertulis
Dari beberapa aktivitas di atas, Anda perlu menyimpan atau mengamankan bukti tertulis yang ada. Dengan adanya bukti tertulis, Anda memiliki data kuat bahwa semua tagihan telah Anda lunasi dan semua pembayaran otomatis melalui kartu kredit yang akan Anda tutup telah dihentikan. Simpanlah bukti tertulis ini sebagai bukti apabila terjadi hal yang tidak diinginkan saat proses penutupan kartu kredit Anda nantinya.

Dengan menyimpan bukti-bukti tersebut secara tertulis, Anda seharusnya bisa melakukan penutupan kartu kredit dengan mudah. Selain itu, bukti tertulis ini juga dapat digunakan apabila nantinya Anda harus berhadapan dengan hukum mengenai masalah kartu kredit yang telah atau akan Anda tutup tersebut.

5. Lakukan Penutupan Kartu Kredit Anda
Hal inti yang akan Anda lakukan adalah melakukan penutupan pada kartu kredit Anda. Penutupan kartu kredit tentunya dapat dilakukan dengan cara menghubungi pihak dari penerbit kartu kredit tersebut, baik melalui telepon ataupun mendatangi bank secara langsung. Dalam proses penutupan kartu kredit ini, Anda biasanya akan dibujuk agar tidak menutup kartu kredit tersebut. Anda juga akan dijelaskan mengenai benefit lain yang akan Anda dapatkan jika tidak melakukan penutupan kartu kredit. Jika Anda benar-benar ingin menutup kartu kredit Anda, tegaskan dan yakinkan bahwa Anda memang benar-benar ingin melakukan penutupan kartu kredit.

Hal lain yang mungkin terjadi jika Anda melakukan penutupan kartu kredit melalui telepon adalah akan terjadi miskomunikasi yang akan membuat Anda atau customer service menjadi bingung. Untuk menghindari kemungkinan ini, Anda bisa bertatap muka secara langsung dan menjelaskan tujuan Anda menutup kartu kredit. Anda juga bisa mendapatkan bukti atau data tertulis jika melakukan pengajuan penutupan secara langsung. Tapi jika Anda tidak memiliki waktu untuk datang langsung ke bank penerbit, Anda tetap bisa melakukan penutupan kartu kredit melalui telepon, atau email. Melalui email, permintaan Anda akan memiliki data secara tertulis melalui percakapan di surat elektronik atau email.

6. Minta Konfirmasi Tertulis
Jika Anda melakukan penutupan kartu kredit dengan cara datang langsung ke bank penerbit kartu kredit, Anda bisa secara langsung mendapatkan bukti atau konfirmasi tertulis bahwa kartu kredit Anda telah ditutup. Tapi jika Anda melakukan penutupan melalui via telepon, Anda bisa meminta konfirmasi secara tertulis dari pihak bank yang telah menyetujui penutupan kartu kredit Anda dan kartu kredit tersebut sudah tidak berlaku lagi. Jika suatu saat nanti terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti masih adanya tagihan baru pada bulan selanjutnya, Anda telah memiliki bukti bahwa kartu kredit tersebut tidak berfungsi lagi dan tidak akan mungkin masih terdapat tagihan baru.

Melakukan penutupan terhadap kartu kredit bukanlah hal yang sulit. Anda bisa melakukan penutupan kartu kredit dengan benar dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Jika Anda telah melakukan prosedur penutupan kartu kredit dengan benar, maka tidak akan terjadi masalah dalam melakukan penutupan kartu kredit Anda. Sekali lagi, perlu Anda catat bahwa prosedur penutupan kartu perlu Anda lakukan dengan terstruktur dan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *