Cara Membuat Kartu Kredit bagi Pelajar

Berbagai macam keuntungan dan fitur menarik yang diberikan oleh kartu kredit, tentunya akan membuat banyak orang tertarik untuk memilikinya. Keinginan tersebut bukan hanya dirasakan para pegawai hingga pengusaha, tetapi juga para kalangan pelajar untuk bisa mendapatkan alat pembayaran dari plastik berbentuk persegi itu. Berbagai produsen bank penerbit kartu kredit juga semakin giat memberikan berbagai penawaran lewat kartu kredit sehingga membuat banyak orang tergoda dan segera ingin memilikinya.

Namun, diluar semua penawaran yang diberikan oleh bank tersebut, mendapatkan sebuah kartu kredit memang tak semudah yang Anda bayangkan. Walaupun tidak sesulit dulu, tetapi pihak bank tetap saja mempunyai berbagai persyaratan ketat dalam menyeleksi nasabah yang ingin diberikan fasilitas kartu kredit ini. Tentunya hal tersebut sangat masuk akal, mengingat kartu kredit merupakan salah satu produk perbankan yang memiliki resiko tinggi dan berpotensi besar memicu kerugian besar untuk pihak bank. Jadi wajar saja apabila bank sangat berhati-hati dalam memilah-milih nasabah yang ingin membuat kartu kredit.

Kartu Kredit Bagi Pelajar
Begitu banyaknya penawaran menarik yang di tawarkan oleh kartu kredit sehingga seringkali menjadi alasan pertama kenapa seseorang berniat untuk mengajukan aplikasi kartu kredit kepada bank. Berbagai kemudahan dan keuntungan dapat Anda peroleh dengan memakai kartu kredit sebagai alat pembayaran, oleh karenanya sudah pasti banyak masyarakat yang ingin mencoba peruntungan dengan mengajukan permohonan ke lebih dari satu bank sekaligus. Namun timbul pertanyaan apakah ini efektif?

Berbicara mengenai proses pengajuan kartu kredit, tentu saja bank bakal menerapkan sejumlah peraturan dan kebijakan standar untuk hal tersebut. Salah satu yang paling utama dan wajib di penuhi oleh sang pemohon adalah mereka harus mempunyai pekerjaan dan juga penghasilan dalam nominal tetap per bulannya. Lantas bagaimana jika orang yang masih berstatus pelajar? Pasti hampir seluruh pelajar tidak memiliki pekerjaan tetap sebagaimana orang dewasa pada umumnya.

Hal tersebut sering dipertanyakan orang-orang saat pelajar ingin mengajukan permohonan kartu kredit ke bank. Walaupun tidak jarang pelajar mempunyai pekerjaan sambilan seperti pegawai cafe, restoran atau mereka juga menjual produk melalui online shop, sehingga mendapatkan sejumlah penghasilan dari pekerjaan tersebut.

Namun sayangnya, pekerjaan kecil itu tetap menjadi penghambat sebab aplikasi kartu kredit mesti di lengkapi dengan data pekerjaan lengkap, seperti nama kantor atau perusahaan yang jelas, status kepegawaian yang tetap dengan minimal masa kerja selama 1 tahun dan terakhir, penghasilan tetap atau gaji bulanan yang memenuhi standar bank, biasanya minimal Rp 3 juta per bulan. Semua kriteria ini tentu sangat jarang atau bahkan tidak akan bisa dipenuhi oleh seorang pelajar, sehingga keinginan untuk memiliki kartu kredit pun musnah karena terbatasi status.

Pihak bank akan melihat hal ini sebagai suatu resiko yang besar karena seseorang yang tak memiliki sejumlah penghasilan tetap akan membahayakan ekonomi bank tersebut. Mereka juga akan menyimpulkan bahwa pelajar tidak akan mampu membayar tagihan atau hutang kartu kredit yang di milikinya kelak. Oleh sebab itu, bank tidak ingin mengambil resiko yang berpotensi menggangu kinerja bisnis kartu kredit yang dijalankannya.

Namun para pelajar janganlah berkecil hati, sebab pihak bank juga memberikan berbagai kemudahan dalam mengakses kartu kredit bagi semua yang berstatus pelajar. Tapi tunggu, apakah itu mungkin? Jawabannya tentu saja mungkin karena kini tersedia berbagai fasilitas yang diberikan oleh penerbit kartu kredit untuk pelajar yang di antaranya adalah:

1. Apply Kartu Kredit di Mall
Ada saatnya di Mall atau pusat pembelanjaan pusat kota, beberapa penerbit kartu kredit dari berbagai perusahaan bank sedang menggelar promosi kartu kredit. Tak dipungkiri memang bank kerap mengadakan sejumlah promo tersebut, sehingga para pelajar dapat memanfaatkan moment ini untuk mengajukan permohonan kartu kredit. Terutama untuk bank yang sedang menawarkan program-program khusus, contohnya diskon belanja, kupon bioskop atau penawaran lainnya. Umumnya bank hanya menerapkan sejumlah persyaratan yang sangat mudah yaitu hanya fotocopy KTP atau mengisi formolir aplikasi.

Cara ini harus dicoba untuk Anda yang masih berstatus pelajar. Pilihlah layanan kartu kredit yang sama dengan tempat Anda menabung, supaya pihak bank dapat melihat alur uang yang masuk dan keluar dari rekening. Jika kondisi rekening Anda terlihat konsisten, maka mereka pasti menyetujui dengan mudah kartu kredit yang Anda ajukan.

2. Manfaatkan Kartu Tambahan
Apa sanak keluarga atau orang tua Anda memiliki kartu kredit? Kalau iya, cara ini dapat Anda lakukan karena biasanya kartu kredit yang dimiliki oleh nasabah utama mempunyai fasilitas kartu tambahan. Anda dapat meminta fasilitas kartu tambahan ini dari anggota keluarga yang lain seperti ayah atau kakak yang sudah memiliki kartu kredit. Namun pastikan terlebih dahulu jika nasabah kartu utama sudah telah memenuhi semua ketentuan yang berlaku.

3. Referensi dari Nasabah Kartu Kredit Lain
Cara ini hampir sama dengan kartu tambahan, namun dengan program yang sedikit berbeda. Biasanya penerbit kartu kredit gencar melakukan promosi khusus untuk para nasabahnya. Layanan ini sering disebut dengan MGM atau Member Get Member. Pihak bank memberikan apresiasi kepada nasabah yang di anggap mempunyai history penggunaan kartu kredit yang baik, sehingga mereka akan meminta nasabah ini akan mereferensikan seseorang yang dapat dipercaya untuk memiliki kartu kredit.

Program MGM mempunyai tingkat approval yang begitu tinggi mengingat cara bank menawarkan layanan tersebut sebagai bentuk kepercayaan penuh kepada nasabahnya. Pastinya hal ini patut Anda coba, mungkin saja Anda akan beruntung dan akhirnya kesampaian memiliki kartu kredit sendiri.

4. Gunakan Sistem Jaminan
Layanan kartu kredit untuk para pelajar memang sangat jarang tersedia namun bukan berarti semua pihak bank tidak memberikan kemudahannya. Jika Anda termasuk pelajar yang ingin memiliki kartu kredit sendiri, mungkin Anda dapat menggunakan sistem jaminan atau lock deposito. Sistem ini akan mengunci sejumlah uang atau saldo yang tersimpan dalam rekening tabungan Anda sebesar 120 persen dari limit kartu kredit tersebut. Contohnya, limit minimum yang Anda ajukan sebesar Rp 3 juta, maka pihak bank akan mengunci sebesar Rp 3,6 juta dari saldo yang ada di rekening atau bisa juga uang cash.

Saat ini, telah tercatat beberapa bank yang menerapkan sistem jaminan di layanan mereka, sehingga Anda dapat memilih atau menggunakan salah satu di antaranya. Tetapi ingatlah, sebagai seorang pelajar, Anda mungkin belum tentu memiliki penghasilan atau gaji bulanan yang tetap. Oleh sebab itu, pertimbangkan dengan matang-matang setiap penggunaan kartu kredut tiap saat. Jangan sampai Anda kesulitan dalam membayar tagihan tiap bulannya agar tidak ada hutang piutang yang semakin menumpuk. Dan selalu ingat jika setiap transaksi yang dilakukan pada pembayaran apapun dengan memakai kartu kredit adalah hutang dan akan dibayarkan tepat waktu di bulan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *